Banjir Melanda Wilayah Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan, Sejumlah Kendaraan Roda Empat Hanyut Terseret
KORANLAMPUNG.ID–Lampung Selatan–Banjir bandang kembali melanda di wilayah Lampung Selatan, sejumlah kendaraan roda empat terseret derasnya Hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur wilayah Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, menyebabkan banjir di sejumlah kawasan perumahan pada Jumat sore. (6/3/2026)
Peristiwa tersebut terjadi di Perumahan Fathur Residence dan Way Huwi Regency. Hujan mulai turun sekitar pukul 14.20 WIB dan berlangsung hingga pukul 16.40 WIB, sehingga mengakibatkan genangan air di beberapa titik permukiman warga.
Banjir dipicu oleh curah hujan yang cukup deras dalam waktu hampir dua jam, sehingga saluran drainase tidak mampu menampung debit air yang meningkat secara cepat. Akibatnya, air meluap dan masuk ke area jalan serta halaman rumah warga di kedua perumahan tersebut.
Sejumlah warga terlihat berupaya membersihkan saluran air dan mengantisipasi masuknya air ke dalam rumah. Hingga laporan ini disampaikan, belum ada informasi resmi terkait jumlah rumah yang terdampak maupun kerugian yang ditimbulkan akibat banjir tersebut.

Dilokasi, pihak Pemadam kebakaran dan keselamatan turut membantu mengatur kelancaran lalulintas serta mengevakuasi warga yang terjebak banjir.
“Derasnya curah hujan mengakibatkan sejumlah rumah di Wayhui teredam banjir dan beberapa kendaraan terseret, laporan warga kami terima pada 16;30 WIB tidak ada korban dalam peristiwa ini.”kata Rully petugas Damkarmat Lamsel.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian warga setempat, terutama terkait kondisi drainase dan sistem pembuangan air di kawasan permukiman yang dinilai perlu mendapat perhatian agar kejadian serupa tidak terus berulang saat hujan dengan intensitas tinggi turun.”tambahnya.
Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat melakukan penanganan serta evaluasi terhadap sistem drainase di wilayah tersebut guna meminimalisir dampak banjir di masa mendatang.
Reporter:Feki H
Editor:Lulu Berlianda
Views: 2
