Koalisi ISC Akan Desak PT Pertamina (Persero) Untuk Berikan Sanksi Tegas SPBU 24.341.09 Ganjar Asri Metro Barat
KORANLAMPUNG.ID,Lampung–Soal dugaan SPBU 24.341.09 Ganjar asri di wilayah Metro Barat melayani sejumlah Pelangsir Bahan Bakar Minyak BBM jenis solar dan pertalite.Koalisi LSM Indonesia Sosial Control dalam waktu dekat akan mendesak PT Pertamina (Persero) untuk berikan sanksi tegas serta meminta copot SPBU 24.341.09 Ganjar asri.
Dalam keterangan nya, Sofwan rolie ketua DPD LSM-ISC Provinsi Lampung menyebutkan bahwa pihak oknum SPBU Ganjar asri dalam hal ini secara terang-terangan mendukung atau membantu sejumlah oknum pelangsir, sudah jelas melanggar aturan pemerintah.
“Hal ini bisa memicu dampak buruk terhadap masyarakat banyak, kelangkaan BBM bersubsidi di wilayah kota metro khusus nya harus menjadi perhatian serius, PT Pertamina (Persero) harus ambil sikap tegas.”kata Sofwan, kepada wartawan koranlampung.id Rabu 17 Desember 2025.
Sofwan menambahkan, pihak institusi terkait harus ambil langkah tegas dan akuntabel terhadap para oknum penyalahgunaan BBM serta oknum pihak SPBU tersebut.
“Dalam hal ini juga kami meminta terhadap pihak institusi kepolisian Agar secepatnya mengambil langkah hukum yang serius.”ujar Sofwan rolie.

Diberitakan sebelumnya, Dugaan praktik penyalahgunaan Bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar dan Pertalite makin terang-terangan di wilayah Metro Barat, kota metro Lampung.
Dari pantauan serta sempat tersorot kamera wartawan yang tergabung di Forum pers independen indonesia (FPII) terlihat secara jelas dan terang-terangan sejumlah mobil jenis Panther dan Dum Koldiesel Diduga tengah mengisi BBM bersubsidi dengan jumlah besar di Setasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.341.09 Ganjar asri, Kecamatan metro Barat kota Metro.
Selain mengisi dalam jumlah besar, menurut masyarakat juga beberapa kendaraan mobil Terduga pelangsir itu juga terlihat berkali-kali diisi BBM bersubsidi oleh petugas/operator SPBU.
“setelah diisi oleh operator SPBU nya, mereka mobil Panther dan Koldiesel itu muter lagi, terus ambil antrian lagi untuk diisi kembali.”sebut seorang pengendara umum di lokasi SPBU.
Mirisnya, praktik tersebut malah justru di dukung dengan pihak operator SPBU 24.341.09 yang secara santai melayani sejumlah terduga pelangsir BBM bersubsidi tersebut.
Bahkan, saat dikonfirmasi Dedi yang diketahui selaku kepala Operator SPBU Ganjar asri mengaku, praktik melangsir BBM tersebut sudah menjadi hal yang biasa dilakukan setiap hari.
“Sudah hal biasa mas, hampir dilakukan setiap hari.”kata Dedi singkat, kepada wartawan. Minggu pagi, 14 Desember 2025.
Terpisah melalui sambungan telfon WhatsApp Yani, selaku pengawas SPBU Ganjar asri mengaku tidak mengetahui kegiatan oleh sejumlah kendaraan pelangsir tersebut.menurut Yani, pengisian hanya dilakukan satu kali di setiap pergantian sift operator.
“Saya kurang mengetahui karena hari ini Minggu (14/12) saya libur, soal sejumlah pelangsir itu setahu saya mereka itu hanya satu kali mengisi BBM, paling juga kalau ada pergantian sift diisi lagi.”kata Yani.
“Saya coba tanya terlebih dahulu terhadap pengawas yang satunya ya, nanti bagaimana bagusnya saya infokan kembali.”ujarnya berkelit.
Dengan adanya dugaan praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar dan pertalite ini, masyarakat meminta terhadap Badan Pengatur Hilir Minyak dan gas (BPH Migas) serta Aparat penegak hukum agar menindak secara tegas sesuai aturan yang berlaku terhadap oknum pelaku pelangsir BBM bersubsidi jenis solar dan pertalite, serta oknum pihak SPBU 24.341.09 Ganjar asri yang terkesan mendukung/membantu praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut. (FH)
Views: 43
