Harga Sembako Naik Jelang Lebaran, Pemkab Lampung Selatan Gelar Pangan Murah di Kalianda

0
Screenshot_2026_0310_210001

KORANLAMPUNGAntusiasme warga memadati halaman Kantor Polsek Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (10/3/2026), saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).

Sejak pagi, masyarakat sudah datang untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Program tersebut digelar sebagai upaya pemerintah daerah membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga selama bulan Ramadan.

Menurut Yanny, harga yang disediakan dalam Gerakan Pangan Murah dipastikan berada di bawah harga pasar agar dapat meringankan beban masyarakat.

“Pasar murah ini untuk menjaga harga pangan tetap stabil. Harga yang kami sediakan pasti di bawah harga pasar sehingga bisa membantu masyarakat. Mudah-mudahan di bulan puasa ini kegiatan yang dilakukan Pemkab Lampung Selatan bersama Bupati dan Wakil Bupati dapat membantu masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung Selatan, Eka Riantinawati, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah juga menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk menekan laju inflasi yang biasanya meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Menurutnya, kenaikan harga pangan kerap terjadi pada bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran karena meningkatnya permintaan masyarakat.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini kami ingin menekan inflasi sekaligus menjaga stabilitas harga pangan agar tetap terjangkau oleh masyarakat,” kata Eka.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang warga Korpri, Kecamatan Kalianda, Eka, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah yang digelar pemerintah daerah.

Ia mengatakan, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar saat ini mulai mengalami kenaikan, sehingga keberadaan Gerakan Pangan Murah sangat membantu masyarakat.

“Kalau di pasar harga minyak sudah sekitar Rp20 ribu, telur juga sudah Rp30 ribu. Di sini lebih murah, jadi bisa belanja telur, gula, dan minyak,” ujarnya.

Eka berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih sering agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Kami tentu senang. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah membantu masyarakat dengan harga yang lebih murah,” tambahnya. (ptm/red).

Views: 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *